Honda PT Selamat Lestari Mandiri
0
About Honda PT Selamat Lestari Mandiri
Honda PT Selamat Lestari Mandiri is a car dealer, located at Jl Jenderal Sudirman, No. 76, Gunung Puyuh, Gunungpuyuh, Gn. Puyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43123, Indonesia. They can be contacted via phone at +62 266 236666 for more detailed information.
Primer Spot
" Clean and fast services "
06 October 2020Roland Tio GBI
" Very friendly, tidy and economist. "
22 April 2020Arus Ruswanda
" Ok "
03 January 2020Juju Wiyatna
" Pengalaman servis motor ada kejadian yg tidak mengenakan.
04 December 2019Hari selasa motor saya masuk bengkel. setelah diperiksa kata mekanik: motor saya harus turun mesin, Dan saya menyetujuinya. Dan kata mekanik pengerjaan motor selesainya besok rabu jam 4 sore. Dan saya minta daftar perkiraan harga dan dia (mekanik) kasih rincian perkiran harga. ada yg aneh bahwa harga bisa nego dan lebih murah dari harga resmi TAPI BAYAR HARUS MELALUI DIA (MEKANIK) JANGAN MELALUI KASIR. sambil perasaan saya agak aneh dan saya bilang boleh aja asal kwitansi harus resmi dari kasir
Mekanik: buat apa kwitansi, buat laporan ke istri ya
(Suami-suami takut istri😅)
Saya: ya buat klaim kalau ada apa2
Mekanik: boleh aja nanti saya buatkan kwitansinya.
Semalaman kepikiran terus, apa ada... saudara bukan teman bukan tapi ko dia mau nolong saya dgn harga yg lebih murah dari harga resminya.
Keesokan harinya rabu jam 12 dia(mekanik) sudah menghubungi saya bahwa motor sudah beres dan saya harus segera datang dan harus menemui dia(mekanik), padahal ini waktu jam istirahat dan dealer agak sepi. Saya sudah curiga sejak awal dan langsung telp. pihak dealer terkait menanyakan cara bayar servis. Kata pihak dealer bahwa :bayar servis harus di kasir tidak boleh ke pihak lain.
Dan saya mengulur waktu agar karyawan dealer sudah pada masuk dan si mekanik terus menghubungi saya agar motor cepat diambil melalui tangan dia.
Perkiraan jam 2 saya ke dealer bersama istri. Istri saya langsung menghubungi kasir untuk bayar dan saya dibawa oleh mekanik kebelakang bengkel.
Percakapan saya dgn mekanik
Mekanik: pak ini motor sudah beres mengenai harga satu juta empat ratus lebih, bapak tidak usah bayar kekasir biar saya saja yg urus soalnya kalau bapak bayar kekasir harganya akan lebih mahal karena harus bayar jasa (sambil memperlihatkan kwitansi yg beda dgn kasir tapi kwitansi itu tidak saya ambil karena saya tidak bayar melalui dia).
Saya: waduh kang istri saya sudah dikasir dan uangnya pun ditangan istri saya
Mekanik: memangnya istri bapak tidak dikasih tau kalau kemarin janjian bayarnya melalui saya
Saya: tidak dikasih tau (pura2 😅)
Mekanik: terus bagaimana? bapak mau bayar sama saya atau langsung kekasir
Saya: langsung aja kekasir. soalnya istri saya sudah disana(kasir).
Saya langsung meninggalkan dia (mekanik) dan menuju ke istri saya di kasir, anehnya di pihak kasir belum terdata rincian harga padahal motor sudah selesai servis dan saya harus menunggu lagi. Setelah menunggu akhirnya kasir selesai merinci dengan harga 1.210.000, Padahal kalau saya harus bayar ke dia ( mekanik) saya harus bayar satu juta empat ratus lebih (lebihnya lupa lagi) yg katanya lebih murah ke dia.
-Pelajaran buat para konsumen bayar langsung ke kasir jg ke pihak lain
-Untuk pihak dealer terkait apakah praktek seperti ini diperbolehkan?. Kalau misalnya itu perbuatan oknum maka perbaiki lagi sistemnya agar para konsumen tidak dirugikan.
Padahal saya sudah berhubungan baik sudah lama dgn dealer ini, sering beli spare part dll dari sini sejak 2007, tahun 2007 mungkin si mekanik itu masih sekolah sd. Cuma baru kali ini saya mendapatkan kejadian agak kurang mengenakan.
Sekian dan terimakasih. "
Faranisa Nur Fathiyya
" Saya pemilik motor megapro F 3224 QY, kalo gak salah terakhir service sm ganti komstrir kurang kebih 3 bulan yang lalu, br beberapa bulan pemakaian komstir udah kerasa gak enak padahal penggunaan motor mayoritas cm didalam kota saja, coba periksa ke ahass yang lain, mekaniknya tanya "ini ganti komstir dimana? komstir nya udah ada karat harus diganti lagi"
23 November 2019Apakah sebabnya karena part nya jelek? Atau mekaniknya kurang handal? Atau ada akal2an part ?masalah pemakaian 3 tahun pertama pakai ini motor baru diganti komstirnya dengan pemakaian yg lebih jelek medannya drpd sekarang, Sekarang udah mau lima tahun kurang, artinya dua tahun kurang udah ganti 2 kali komstir, di selamat Jampangkulon terakhir di selamat dket assyifa, parahnya yg terakhir baru 3bulanan komstir udah karatan? Mohon diperhatikan lagi, bukan hanya masalh uang, tp kepercayaan konsumen? Mudah2an jd bahan perhatian dan perbaikan "
Uggi Nugraha
" The best Honda's aftersales in this town "
17 November 2019Dodi Sofian
" Great Dealer "
11 September 2019Hamsyah Azia
" Memuaskan.. pelayanan nya sangat baik dan ramah "
24 August 2019Bagus Setiaji
" Bengkel resmi honda "
14 June 2019Irfan Riva
" Pelayanan kurang memuaskan
21 May 2019Mau ngambil BPKB ko lama amat
Padahal beli cash , apalagi kalo credit bisa2 ga jadi tuh bpkb "
Irfan Riva
" Pelayanan kurang memuaskan
21 May 2019Mau ngambil BPKB ko lama amat
Padahal beli cash , apalagi kalo credit bisa2 ga jadi tuh bpkb "
Yoga Pratama
" Saran untuk jasa montirnya sepertinya agak terlalu mahal, lalu selalu menawarkan onderdil untuk diganti padahal masih bisa dpakai. Agak sedikit kecewa sih semoga masukannya bs dbenahi "
16 May 2019Dimas Satria Gumilar
" Great "
13 February 2019Dimas Satria Gumilar
" Great "
13 February 2019Hendrian Jaya
" Lumayan lah,,cuma sekiranya spare part masih bagus yaa g usah bilang harus d ganti,,namanya org awam tentang otomotif ya g tau mesti ganti atau ngga,,jgn gara2 target jualan spare part bodo2in costumer.. "
11 January 2019Aneu Komalia
" Dealer terlengkap untuk varian honda di sukabumi "
21 August 2018ENI ROHANAH
" Tempatnya strategis "
17 June 2018Denny Hanan
" Tempat Service resmi honda baik dan bagus dlm pelayanan "
24 May 2018Ecky Na Aksel
" Servise yang sangat memuaskan suku cadang nya lengkap "
07 May 2018Andreas Rustandi
" Pelayanan nya cukup memuaskan.... "
17 April 2018Narti Idris
" Akses pinggir jln.. bersih "
08 April 2018Wildan S
" Buruk "
03 January 2018